• Cerita Kemalingan Motor

     


    Cerita ini belum banyak orang yang tahu, karena waktu peristiwa ini terjadi saya tidak buru-buru bikin IG Story atau WA story hal yang pertama kali saya lakukan adalah memastikan bahwa ini benar-benar sudah terjadi baru kemudian merenung. 

    Jadi ceritanya pada awal bulan Maret ini bertepatan dengan banjir yang terjadi di Kota Serang, pada saat malam itu juga motor saya hilang. Ya lebih tepatnya saya kemalingan.

    Terakhir saya pake motor itu adalah ketika saya keluar untuk membeli bubur kacang ijo. Kebetulan seharian itu memang hujan terus turun, hanya reda sebentar saja. Suasana jadi semakin dingin karena saya sendirian. Karena gak ada sesuatu yang bisa saya peluk untuk memberikan kehangatan, maka saya inisiatif beli sesuatu yang menghangatkan. Bubur kacang ijo jawabanya.

    Tulisan ini menjadi cukup penting bagi Anda bukan karena Anda perlu tahu kalau saya kemalingan, tapi supaya Anda tidak menjadi The Next Kemalingan. 

    Saya tidur sekitar pukul 12.00 setelah menonton film di laptop. Sebelum tidur sama sekali gak ada firasat apa-apa, tapi kemudian malam tu saya tidak tenang saat tidur. Beberapa kali kebangun, tapi bukan inget motor. Melainkan saya takut karena malam itu tidak hanya hujan yang deras, tapi juga disertai angin kencang.

    Ketika pagi saya bangun sekitar pukul 05.00 kemudian saya ke kamar mandi untuk mengambil wudhu, eh pas keluar untuk mengambil handuk “kok ada yang aneh, ini motor saya kemana” saya bengong sebentar dengan perasaan masih belum percaya kalau motor saya hilang. Kemudian Saya langsung bergegas menemui security tapi gak ada di ruangannya. Akhirnya saya coba jalan menyusuri wilayah  sekitaran motor sambil berharap ketemu lagi. Sampai akhirnya matahari terbit, motor saya belum ketemu juga. Saat itulah saya baru percaya kalau motor Beat POP dengan plat nomor A 2761 OB milik saya hilang…

    Seperti halnya orang lain, ketika kehilangan sesuatu yang menurutnya berharga saya pun merasa sedih. Tapi jujur rasa sedih dan rasa kehilangan yang saya alami saat itu gak segitunya. Enggak sampai nangis atau menyalahkan siapapun, lebih ke introspeksi diri aja. Malam itu bukan hanya saya yang kehilangan barang berharga, tapi warga Serang yang rumahnya terkena banjir juga, hanya beda jenis barangnya saja.

    Menjelang siang saya disarankan untuk segera membuat surat laporan ke polsek Taktakan yang menjadi wilayah hukum tempat saya tinggal. Awalnya malas karena asumsi saya, percuma kalau hanya di laporkan tapi setelah itu kemudian polisinya diem aja gak di cari motornya. Biasanya kalau mau dicari motornya harus ngeluarin uang lagi. 

    Tapi ternyata memang harus tetap dilaporkan agar nanti jika motornya ketemu kita punya bukti surat kehilangannya sebagai penguat kalau motor yang ditemukan itu adalah motor kita.

    Jika hal serupa juga terjadi kepada Anda (semoga aja tidak) berikut beberapa tips versi saya:

    1. Jangan dulu yakin kalau motor Anda dicuri, cari dulu siapa tahu Anda lupa naro, atau mungkin Anda lagi di prank. Tanya aparat keamanan di sekitar lokasi.

    2. Jika motor Anda bener-bener hilang, jangan langsung menyalahkan orang lain, introspeksi diri dulu

    3. Kemudian tenang, sabar, ini tips paling simple tapi paling susah

    4. Buat laporan kehilangan ke polsek terdekat. Penjelasan kenapa ini penting sudah saya singgung diatas

    5. Beli motor baru lagi, biar cepet move on. Usahakan cash, tapi kalau mau kredit pastikan yang syariah.

    6. Dijaga baik-baik motor barunya supaya tidak merasakan kehilangan untuk kedua kalinya

    Begitulah sedikit cerita saya tentang kehilangan, semoga teman-teman yang membaca cerita ini tidak mengalami hal serupa. Pun sudah/pernah mengalaminya semoga diberikan kekuatan dan kemampuan untuk membeli yang baru atau mengikhlaskan yang sudah hilang. Aamiin

  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar